WAMENA | Masyarakat Distrik Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah, menyampaikan dua aspirasi utama kepada Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) John Tabo, S.E., M.B.A, saat kunjungan kerjanya dalam rangka peresmian Puskesmas Uganda, Kamis (27/8/2026).
Dua aspirasi tersebut yakni pembangunan akses jalan Kelila – Bokondini dan pembentukan Distrik Kira di wilayah Kirabaga.
Pembukaan akses jalan yang menghubungkan Kelila menuju Bokondini serta dari Kelila menuju kampung-kampung di sekitar kawasan Gunung Tari diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.
Warga menilai akses jalan sangat mendesak untuk membuka keterisolasian, memperlancar mobilitas, serta mendukung aktivitas ekonomi dan pelayanan dasar.

Menanggapi hal itu, Gubernur John Tabo menyatakan pemerintah provinsi menaruh perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur jalan di Mamberamo Tengah.
Aspirasi serupa juga diterima langsung oleh Ketua I DPR Provinsi Papua Pegunungan, Hengky Dani Yikwa, yang hadir dalam kunjungan tersebut.
Aspirasi kedua terkait usulan pembentukan Distrik Kira yang meliputi wilayah Desa Kirabaga.
Gubernur merespons dengan meminta Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah segera menindaklanjuti usulan tersebut. Pesan itu disampaikan John Tabo kepada Bupati Mamberamo Tengah melalui Penjabat Sekda Kabupaten Mamberamo Tengah agar usulan pemekaran dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam kunjungan itu, Gubernur juga mendorong masyarakat untuk tidak lagi membawa hasil panen buah merah ke Wamena.
Ia meminta warga menjual langsung ke pabrik pengolahan buah merah yang ada di Distrik Kelila.”Hasil panen buah merah jangan dibawa ke Wamena, tetapi jual langsung di pabrik buah merah yang ada di Kelila,” ujar John Tabo.
Menurutnya, pabrik di Kelila telah bekerja sama dengan pemerintah untuk mengolah buah merah menjadi berbagai produk turunan seperti sabun, lilin, dan produk lainnya, sehingga dapat memberikan nilai ekonomi lebih besar bagi masyarakat serta menekan biaya distribusi.
John Tabo mengakui pembangunan di Papua Pegunungan masih dihadapkan pada tantangan keterisolasian, keterbatasan infrastruktur, dan pelayanan dasar. Namun, ia menegaskan hal itu tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti.
“Tantangan bukan alasan untuk kita berhenti. Justru tantangan harus membuat kita semakin kuat untuk bekerja,” katanya.
Ia memastikan Pemerintah Provinsi akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten agar kebutuhan masyarakat ditangani secara bertahap sesuai prioritas.
Gubernur juga mengajak masyarakat menjaga fasilitas yang telah dibangun pemerintah serta menjaga keamanan, persaudaraan dan kedamaian. Ia menekankan pentingnya tiga tungku, yakni adat, agama, dan pemerintah untuk berjalan bersama.
Sementara itu, perwakilan masyarakat menyampaikan terima kasih kepada Gubernur John Tabo dan Ketua I DPR Papua Pegunungan Hengky Dani Yikwa yang telah mendengarkan aspirasi warga secara langsung serta membangun Puskesmas Uganda.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Gubernur Provinsi Papua Pegunungan John Tabo bersama Ketua I DPR Provinsi Papua Pegunungan Hengky Dani Yikwa yang sudah menerima aspirasi kami. Kami juga menyampaikan terima kasih atas pembangunan Puskesmas Uganda,” ujar perwakilan masyarakat.
John Tabo berharap kunjungan kerja tersebut menjadi momentum memperkuat kerja sama antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah, dan masyarakat untuk mewujudkan Papua Pegunungan yang Bersinar – Berdaya Saing, Religius, Sinergis, Inovatif, Nyaman dan Aman.
Editor | Redaksi Metro





