HEADLINES

Tentara AS dan PNG Gelar Latihan Gabungan Tamiok Strike 2026

×

Tentara AS dan PNG Gelar Latihan Gabungan Tamiok Strike 2026

Sebarkan artikel ini

PORT MORESBY | Angkatan Darat Amerika Serikat wilayah Pasifik (U.S. Army Pacific/USARPAC) dan Angkatan Pertahanan Papua Nugini (PNGDF) menggelar latihan bersama Tamiok Strike 2026. Latihan berlangsung pada 13-24 Juli 2026 di tiga lokasi, yakni Port Moresby, Wewak, dan Lae.

Latihan bilateral yang memasuki tahun keenam ini melibatkan ratusan personel militer dari kedua negara. Tujuannya untuk memperkuat hubungan militer serta meningkatkan keamanan dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

Tamiok Strike 2026 dipimpin USARPAC bersama PNGDF. Fokus latihan meliputi peningkatan interoperabilitas, kesiapan tempur, dan kemitraan strategis.

Materi latihan mencakup latihan staf berbasis skenario untuk mendukung aspek keamanan dan logistik Pemilu PNG 2027, latihan lapangan operasi manuver dan stabilitas kepolisian militer, karya bakti zeni, pelayanan kesehatan, serta pertukaran tokoh agama.

“Kegiatan pelatihan akan mencakup latihan staf berbasis skenario untuk mendukung aspek keamanan dan logistik Pemilu 2027 bagi PNGDF, latihan lapangan bilateral dalam operasi manuver dan stabilitas kepolisian militer, proyek bakti sosial zeni, kegiatan layanan kesehatan, serta pertukaran tokoh agama,” demikian keterangan resmi Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Papua Nugini, dikutip Rabu (15/7/2026).

Latihan ini didukung Program Kemitraan Negara Bagian (State Partnership Program/SPP) Garda Nasional Angkatan Darat Wisconsin yang telah membina hubungan dengan PNG sejak 2021.

Sejumlah unit AS yang terlibat antara lain Batalyon Dukungan Tempur ke-413, Brigade Intelijen Militer ke-500, Brigade Infanteri ke-32 Garda Nasional Wisconsin, Batalyon Zeni ke-854, Rumah Sakit Lapangan 1984, serta Detasemen Rohaniwan Komando Dukungan Misi ke-9.

Selain aspek militer, latihan juga diisi kegiatan peningkatan pemahaman budaya dan interaksi dengan masyarakat setempat.

Media diundang untuk meliput upacara pembukaan pada 13 Juli dan penutupan pada 24 Juli 2026.

Latihan Besar di Pasifik Barat

Sebelumnya, pada minggu ketiga Juni 2026, militer AS menggelar dua latihan besar di kawasan Pasifik Barat, yakni latihan multinasional Valiant Shield 2026 dan latihan bilateral Resolute Dragon 26 bersama Pasukan Bela Diri Darat Jepang (JGSDF).

Valiant Shield 2026 dipimpin Komando Indo-Pasifik AS (USINDOPACOM) dan berlangsung hingga 1 Juli 2026. Lokasi latihan meliputi Persemakmuran Kepulauan Mariana Utara, Guam, Jepang, dan perairan di sekitar Mariana Islands Range Complex.

Latihan dua tahunan ini berfokus pada integrasi dan interoperabilitas operasi multi-domain yang melibatkan Angkatan Laut, Korps Marinir, Angkatan Darat, Angkatan Udara, Penjaga Pantai, dan Angkatan Antariksa AS beserta negara sekutu.

“Valiant Shield menunjukkan komitmen teguh kami terhadap kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka,” ujar Komandan Armada Pasifik AS, Laksamana Steve Koehler.

“Melatih kemampuan multi-domain yang canggih bersama sekutu memastikan kami terus berinovasi dan beroperasi secara mulus bersama-sama,” katanya.

Tahun ini merupakan pelaksanaan ke-11 Valiant Shield sejak pertama kali digelar pada 2006. Awalnya latihan sepihak AS, sejak 2024 Valiant Shield bertransformasi menjadi latihan gabungan multilateral. Tahun ini menjadi kali kedua Pasukan Bela Diri Jepang terlibat penuh dalam perencanaan dan pelaksanaan.

Meski daftar unit peserta belum diumumkan resmi, citra dari Pentagon menunjukkan keterlibatan Kelompok Tempur Kapal Induk USS George Washington dan kapal selam serang USS Minnesota (SSN-783) yang berpangkalan di Guam. Dari Jepang, terlibat kapal perusak helikopter JS Kaga (DDH-184), kapal perusak JS Fuyuzuki (DD-118), kapal selam JS Jingei (SS-515), serta jet tempur F-35A Lightning II milik Angkatan Udara AS.

Editor | Redaksi Metro

KONTEN DIBAWAH INI TANGGUNG JAWAB MITRA IKLAN
error: Content is protected !!