HEADLINES

Cegah Stunting Sejak Dalam Kandungan, Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Nutrisi Telur untuk Ibu Hamil di Tolikara

×

Cegah Stunting Sejak Dalam Kandungan, Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Nutrisi Telur untuk Ibu Hamil di Tolikara

Sebarkan artikel ini

KARUBAGA | Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan terus memperkuat komitmennya dalam percepatan penurunan angka stunting melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Salah satu langkah nyata dilakukan dengan menyalurkan bantuan bahan makanan (BAMA) berupa telur sebagai tambahan nutrisi bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta bayi usia 0–4 bulan di Kabupaten Tolikara.

Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Provinsi Papua Pegunungan, Isak Yikwa, SKM., M.Kes., dan berlangsung di Kantor Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP3KB) Kabupaten Tolikara, Jalan Kota Baru, Karubaga.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala DP3KB Kabupaten Tolikara Decefera Pagawak, S.Sos., jajaran pegawai, tenaga pendamping, para ibu hamil, ibu menyusui, serta ibu yang memiliki bayi hingga usia empat bulan.

Dalam kegiatan tersebut, Isak Yikwa secara simbolis menyerahkan bantuan nutrisi berupa telur kepada Kepala DP3KB Kabupaten Tolikara untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat yang menjadi penerima manfaat.

Menurut Isak, pencegahan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan. Pemenuhan gizi ibu hamil, kata dia, merupakan fondasi utama dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

“Hari ini kami membagikan nutrisi telur untuk anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui di Kabupaten Tolikara. Kami dari provinsi datang membantu teman-teman di Kabupaten Tolikara agar masyarakat yang membutuhkan gizi, terutama ibu hamil, ibu menyusui, dan anak di bawah dua tahun, dapat memperoleh asupan nutrisi yang baik,” ujar Isak.

Ia menjelaskan, telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang kaya nutrisi dan berperan penting dalam mendukung pertumbuhan serta perkembangan janin sejak masih berada dalam kandungan.

“Kalau kita memberikan gizi yang baik, maka pertumbuhan dan perkembangan janin akan terbentuk dengan baik. Anak lahir dengan kondisi gizi yang lengkap. Jadi bukan setelah lahir baru kita berpikir tentang gizi. Justru ketika anak masih dalam kandungan, itulah yang harus kita perhatikan,” katanya.

Selain mengonsumsi telur, Isak mengimbau para ibu hamil agar rutin mengonsumsi makanan bergizi seimbang seperti sayuran, daging, ikan, susu, dan sumber protein lainnya guna mendukung perkembangan otak maupun organ tubuh janin secara optimal.

“Ibu harus makan sayur yang baik, daging yang baik, telur yang baik sehingga anak yang dikandung benar-benar terbentuk dengan baik. Harapan kita, ketika besar nanti dan masuk sekolah, mereka menjadi anak-anak yang sehat dan cerdas,” ungkapnya.

Meski pemerintah saat ini tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran, Isak menegaskan pelayanan kepada masyarakat, terutama kelompok rentan, tetap menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan.

“Sekarang memang kita semua tahu ada efisiensi anggaran. Tetapi apa yang sedikit ada, itu menjadi tanggung jawab kami untuk membantu masyarakat yang tidak mampu, terutama mama-mama kita, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak. Karena pencegahan stunting dimulai sejak anak masih menjadi janin dalam kandungan,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan di Tolikara merupakan bagian dari program monitoring, koordinasi, dan penyaluran bantuan nutrisi yang dilaksanakan secara serentak di sejumlah kabupaten di Papua Pegunungan.

“Nanti bulan Oktober kami akan datang membantu lagi. Ada empat tim yang bergerak, yaitu ke Mamberamo Tengah, Yalimo, Lanny Jaya, dan kami berada di Tim IV yang bertugas di Kabupaten Tolikara,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DP3KB Kabupaten Tolikara, Decefera Pagawak, S.Sos., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan atas perhatian yang diberikan melalui program pemenuhan gizi bagi ibu dan anak.

“Kami dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Kabupaten Tolikara mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas dari Provinsi Papua Pegunungan yang telah hadir dan membagikan nutrisi berupa telur kepada mama-mama dan anak-anak kami di Kabupaten Tolikara,” ujarnya.

Menurut Decefera, bantuan tersebut menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah provinsi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus menjadi investasi bagi masa depan generasi Papua Pegunungan.

“Kepedulian dari pemerintah provinsi ini sangat berarti bagi kami. Bantuan ini memberikan semangat bagi masyarakat, khususnya mama-mama dan anak-anak, agar ke depan mereka tumbuh lebih sehat. Kami ingin menciptakan generasi emas Tolikara yang sehat, cerdas, dan mampu menjadi kebanggaan Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan, bahkan Indonesia,” katanya.

Ia berharap program pemberian nutrisi serta pendampingan kepada ibu hamil dan balita dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar angka stunting di Kabupaten Tolikara semakin menurun.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga Tolikara bisa bebas dari stunting dan berbagai persoalan gizi yang selama ini menjadi tantangan pembangunan kesehatan masyarakat,” tutupnya.

Melalui kegiatan monitoring, koordinasi, dan penyaluran bantuan nutrisi dalam Program GENTING, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi Papua Pegunungan yang sehat, cerdas, berkualitas, dan bebas dari stunting sejak masih berada di dalam kandungan.

Editor | Redaksi Metro

KONTEN DIBAWAH INI TANGGUNG JAWAB MITRA IKLAN
error: Content is protected !!