HEADLINES

Kemendagri Apresiasi Papua Pegunungan

×

Kemendagri Apresiasi Papua Pegunungan

Sebarkan artikel ini

WAMENA | Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan sebagai daerah berprestasi di regional Papua. Penghargaan diberikan atas keberhasilan menurunkan tingkat pengangguran.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut, untuk kategori tersebut, Papua Tengah meraih terbaik pertama, sedangkan Papua Pegunungan terbaik kedua. Atas capaian itu, Pemprov Papua Pegunungan menerima trofi dan insentif sebesar Rp2 miliar.

“Untuk kategori ini terbaik pertama adalah Provinsi Papua Tengah, sedangkan Papua Pegunungan terbaik kedua sehingga berhak mendapatkan trofi dan insentif sebesar Rp2 miliar,” ujar Tito dalam acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua 2026 di Suni Hotel Abepura, Kota Jayapura, awal pekan ini.

Penghargaan diterima langsung oleh Gubernur Papua Pegunungan Dr. H.C. John Tabo, S.E., M.B.A.

Pada apel pagi, Kamis (25/6/2026), Gubernur John Tabo menyampaikan apresiasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) atas kerja keras melayani masyarakat, termasuk upaya menurunkan pengangguran.

Ia menegaskan, penghargaan dari pemerintah pusat menjadi bukti nyata komitmen daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan ekonomi daerah, dan pembangunan SDM.

Gubernur John Tabo juga menyampaikan kabar positif terkait tambahan anggaran pembangunan dari pemerintah pusat.

Ia menjelaskan, alokasi anggaran yang sebelumnya diperkirakan Rp260 miliar mengalami peningkatan setelah proses finalisasi.

“Awalnya kita mendapat sekitar 260 miliar rupiah. Tetapi puji Tuhan, finalisasi terakhir terjadi mujizat Tuhan dan sekarang kita mendapat sekitar 464 miliar rupiah. Itulah kemurahan Tuhan. Orang bekerja dan berdoa, Tuhan pasti menyediakan,” ungkapnya.

Menurut Gubernur, tambahan anggaran tersebut menjadi modal penting untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di seluruh wilayah Papua Pegunungan.

Ia menambahkan, Pemprov Papua Pegunungan terus berupaya memperjuangkan kebijakan fiskal yang lebih berpihak kepada daerah agar program pembangunan tidak terhambat kebijakan efisiensi anggaran ke depan.

Meski meraih sejumlah capaian, Gubernur menyoroti masih adanya OPD yang belum menyelesaikan laporan administrasi dan keuangan sesuai batas waktu. Hingga menjelang batas akhir, baru delapan OPD yang menyelesaikan dokumen secara lengkap.

“Saya baru dapat laporan, baru delapan OPD yang sudah lengkap. Yang lain harus segera menyelesaikan. Hari ini harus clear. Kalau ada yang main-main, ya sudah, mundur saja. Orang banyak antre mau kerja,” tegas John Tabo.

John Tabo menekankan, sebagai provinsi muda, Papua Pegunungan membutuhkan etos kerja tinggi dari seluruh aparatur.
“Ini provinsi baru, ibarat kebun baru yang kita buka. Tidak ada istilah istirahat pagi atau istirahat malam. Kita kerja terus siang dan malam. Legasi awal yang sudah kita letakkan harus kita pertahankan dan terus kita tingkatkan,” katanya.

“Pekerjaan Anda akan selesai apabila Anda mencintai pekerjaan itu. Kalau bekerja dengan senang hati, Tuhan akan membantu kita,” pesannya kepada jajaran ASN.

Editor | Redaksi Metro

KONTEN DIBAWAH INI TANGGUNG JAWAB MITRA IKLAN
error: Content is protected !!