HEADLINES

Cegah Stunting Sejak Kandungan, Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Nutrisi untuk Ibu Hamil di Tolikara

×

Cegah Stunting Sejak Kandungan, Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Nutrisi untuk Ibu Hamil di Tolikara

Sebarkan artikel ini

WAMENA | Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menyalurkan bantuan nutrisi berupa telur bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan bayi usia 0–4 bulan di Kabupaten Tolikara. Langkah ini merupakan bagian dari Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) untuk percepatan penurunan angka stunting di wilayah tersebut.

Penyaluran bantuan dilakukan bersamaan dengan kegiatan monitoring dan koordinasi antara Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Provinsi Papua Pegunungan dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3KB) Kabupaten Tolikara.

Kegiatan berlangsung di Kantor DP3KB Tolikara, Jalan Kota Baru, Karubaga, Selasa (14/7/2026). Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala DPPKB Provinsi Papua Pegunungan Isak Yikwa, SKM., M.Kes., Kepala DP3KB Kabupaten Tolikara Decefera Pagawak, S.Sos., jajaran pegawai, tenaga pendamping, serta kelompok sasaran program.

Dalam kegiatan itu, Isak Yikwa menyerahkan bantuan nutrisi telur secara simbolis kepada Decefera Pagawak untuk didistribusikan kepada masyarakat penerima manfaat.

Isak menegaskan, pencegahan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan, bukan setelah anak dilahirkan. Pemenuhan gizi pada ibu hamil, kata dia, menjadi faktor utama tumbuh kembang anak yang sehat.

“Hari ini kami membagikan nutrisi telur untuk anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui di Kabupaten Tolikara. Kami dari provinsi hadir membantu agar masyarakat yang membutuhkan gizi, terutama ibu hamil, ibu menyusui, dan anak di bawah dua tahun, dapat memperoleh asupan nutrisi yang baik,” ujar Isak.

Ia menjelaskan, telur merupakan sumber protein penting untuk mendukung pertumbuhan janin. “Kalau kita memberikan gizi yang baik, maka pertumbuhan janin akan terbentuk dengan baik. Jadi bukan setelah lahir baru kita berpikir tentang gizi. Justru ketika anak masih dalam kandungan, itulah yang harus kita perhatikan,” katanya.

Isak juga mengimbau ibu hamil rutin mengonsumsi makanan bergizi seimbang, seperti sayuran, daging, telur, dan sumber protein lainnya, guna mendukung perkembangan otak dan organ tubuh janin secara optimal.

“Ibu harus makan sayur yang baik, daging yang baik, telur yang baik sehingga anak yang dikandung benar-benar terbentuk dengan baik. Harapannya, ketika besar nanti dan masuk sekolah, mereka menjadi anak-anak yang sehat dan cerdas,” ujarnya.

Meski ada kebijakan efisiensi anggaran, Isak memastikan pelayanan kepada kelompok rentan tetap menjadi prioritas.

“Sekarang memang ada efisiensi anggaran. Tetapi apa yang sedikit ada, itu menjadi tanggung jawab kami untuk membantu masyarakat yang tidak mampu, terutama ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak. Karena pencegahan stunting dimulai sejak anak masih menjadi janin dalam kandungan,” jelasnya.

Kegiatan di Tolikara merupakan bagian dari program monitoring dan penyaluran bantuan yang dilakukan serentak di beberapa kabupaten. “Nanti Oktober kami akan datang membantu lagi. Ada empat tim yang bergerak ke Mamberamo Tengah, Yalimo, Lanny Jaya, dan kami di Tim IV yang bertugas di Tolikara,” tambah Isak.

Kepala DP3KB Kabupaten Tolikara, Decefera Pagawak, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Papua Pegunungan terhadap masyarakat Tolikara.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas dari Provinsi Papua Pegunungan yang telah hadir dan membagikan nutrisi berupa telur kepada mama-mama dan anak-anak kami di Kabupaten Tolikara,” ujar Decefera.

Menurut dia, bantuan tersebut merupakan bukti nyata kepedulian pemerintah provinsi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus investasi bagi masa depan generasi Papua Pegunungan.

“Kepedulian ini sangat berarti bagi kami. Bantuan ini memberi semangat bagi masyarakat, khususnya mama-mama dan anak-anak, agar ke depan mereka tumbuh lebih sehat. Kami ingin menciptakan generasi emas Tolikara yang sehat, cerdas, dan mampu menjadi kebanggaan Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan, bahkan Indonesia,” katanya.

Decefera berharap program pemberian nutrisi dan pendampingan kepada ibu hamil serta balita dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan agar angka stunting di Tolikara terus menurun.

Melalui Program GENTING, Pemprov Papua Pegunungan menegaskan komitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Langkah ini diharapkan mampu melahirkan generasi Papua Pegunungan yang sehat, cerdas, berkualitas, dan bebas stunting sejak masa dalam kandungan.

EDITOR | Redaksi Metro

KONTEN DIBAWAH INI TANGGUNG JAWAB MITRA IKLAN
error: Content is protected !!