HEADLINES

Gubernur John Tabo Serahkan Aset dan Lepas Nakes ke 8 Kabupaten

×

Gubernur John Tabo Serahkan Aset dan Lepas Nakes ke 8 Kabupaten

Sebarkan artikel ini

WAMENA | Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menyerahkan aset puskesmas, rumah dinas, serta sarana dan prasarana kesehatan kepada delapan pemerintah kabupaten di wilayahnya, Jumat (26/6/2026).

Penandatanganan serah terima aset berlangsung di Hotel Baliem Pilamo, Wamena. Aset diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Lanny Jaya, Mamberamo Tengah, Yalimo, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Tolikara, dan Nduga.

Gubernur Papua Pegunungan, Dr. (HC) John Tabo, S.E., M.B.A., memimpin langsung kegiatan tersebut. Hadir pula para bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BP3OKP, direktur rumah sakit, serta kepala dinas kesehatan.

Ia menyebut penyerahan aset ini sebagai langkah strategis memperkuat pelayanan kesehatan dan pemerataan fasilitas hingga ke wilayah terpencil.

Selain aset fisik, Pemprov juga melepas tenaga kesehatan ke delapan kabupaten tersebut.

Gubernur menegaskan, infrastruktur dan tenaga kesehatan yang diserahkan harus dikelola maksimal oleh pemerintah kabupaten agar layanan dasar benar-benar dirasakan masyarakat di pegunungan.

Dalam arahannya, Gubernur Tabo meminta pemerintah pusat membuktikan komitmen pembangunan di Papua Pegunungan, khususnya sektor kesehatan.

“Daerah sudah menjalankan bagiannya. Kami harap pusat juga hadir nyata, tidak hanya kebijakan di atas kertas,” ujarnya

Sementara itu, Direktur Pelayanan Klinis Kementerian Kesehatan RI, dr. Obrin Parulian, M.Kes, menjelaskan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menargetkan seluruh rumah sakit di delapan kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan mampu memberikan pelayanan kesehatan rujukan untuk penyakit prioritas, seperti jantung, stroke, kanker, penyakit ginjal, hingga pelayanan kesehatan ibu dan anak paling lambat pada akhir 2028.

Target tersebut merupakan bagian dari program penguatan layanan kesehatan nasional yang sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia agar seluruh masyarakat, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar, memperoleh akses pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata.

Menurutnya, bahwa upaya tersebut dilakukan melalui program pengampuan rumah sakit, yakni sistem pendampingan oleh rumah sakit yang memiliki kapasitas lebih tinggi kepada rumah sakit di daerah.

“Pengampuan ini intinya adalah bagaimana fasilitas pelayanan kesehatan di daerah, khususnya rumah sakit, bisa memberikan layanan sesuai kebutuhan masyarakat. Kita tahu penanganan kanker, jantung, stroke, penyakit ginjal, kematian ibu, dan kematian anak masih belum bagus di daerah ini. Sehingga kita datangkan rumah sakit-rumah sakit pengampu untuk melakukan pengampuan,” ujar dr. Obrin.

Editor | Redaksi Metro

KONTEN DIBAWAH INI TANGGUNG JAWAB MITRA IKLAN
error: Content is protected !!